Prediksi Jitu Togel Singapura

Jumat, 19 Oktober 2012

Nama Tuhan Yang Ke 100

Suatu hari, Tuhan pernah bercerita tentang namanya yang ke-100.
Aku juga seperti kalian ketika itu, heran. Bukankah nama Tuhan cuma ada 99? Tanyaku ketika itu. Tuhan tersenyum, benar kata-Nya. Nama Tuhan memang ada 99, cuma ada satu nama rahasia yang tidak diungkapkannya dan dikhususkan bagi mereka yang mencintainya. Nama Tuhan yang ke seratus.
Rasa penasaranku semakin kejal. Ketika Tuhan bilang, jika aku berdoa dengan nama yang ke seratus, apapun pintaku akan Dia kabulkan. Apapun. Tanpa terkecuali.
Mataku berbinar-binar ketika itu. Aku ingin berdoa yang banyak sekali. Aku ingin seorang bidadari turun ke dunia lantas menjadi istriku. Aku ingin menjadi yang paling berkuasa di dunia ini. Aku ingin ini dan itu. Napsuku berkobar mendengarkan rahasia Tuhan itu. Aku ingin lekas tahu, apa nama yang ke seratus itu.
Apa nama yang keseratus itu Tuhan?
Tuhan tersenyum. Sepertinya itu adalah rahasia. “Carilah, hingga ke semua lubang yang mampu engkau temui. Carilah hingga di dasar-dasar jurang. Carilah pada hati-hati manusia, pada alam dan semesta. Kelak, di suatu tempat, aku meletakkan nama-Ku. Nama yang keseratus.
Aku menyiapkan bekal. Aku pun mulai memburu. Berburu nama Tuhan.
Aku mulai menelusuri mesjid-mesjid. Mendatangi setiap pria dengan janggut yang dipelihara dan sorban putih di kepala mereka. Aku bertanya. Tentang nama Tuhan yang keseratus itu. Sebagian dari mereka menggeleng. Sebagian lagi menuduhku sesat. “Nama Tuhan cuma ada 99. Sesat kau!
Aku menggubris. Tidak peduli. Sesatkah aku Tuhan karena mencari nama yang Engkau rahasiakan?
Aku pun mencoba mengetuk setiap pintu-pintu gereja. Bertanya kepada pada pastor dan rahib. Bertanya dengan saint yang selalu bertasbih untuk dia yang tiga dengan jemari yang dibalut rasio. Aku bertanya tentang nama yang keseratus. Mereka menggeleng. Mereka tidak mengenal nama Tuhan sebanyak itu, bahkan tidak pula 99 nama.
Aku kecewa. Tetapi kecewa tidak membuat aku surut untuk mencari. Setiap hari dalam pencarianku, aku menuliskan satu doa. Doa yang akan kujabarkan, akan kusandingkan dengan nama yang keseratus itu kelak jika telah aku temukan. Bukankah Tuhan sudah berjanji, jika aku berdoa dengan nama itu, Dia pasti akan mengabulkannya.
Pura pun aku temui. Ketika aku bertanya, mereka bercerita tentang nama-nama banyak dewa. Namun, aku tidak mencari dewa. Aku mencari Tuhan para dewa. Aku mencari nama keseratus Tuhan para dewa. Nama keseratus Atman. Dia yang tidak terjelaskan. Dia yang tidak terkatakan. Tiada yang serupa dengan-Nya.
Aku pun bertanya kepada para biksu di kuil-kuil tertinggi dunia. Kuil di tempat manusia harus berlelah untuk mengangkat kaki ke sana. Dan mereka memintaku untuk tidak pertanya. Jalani saja jalanmu. Untuk apa bertanya tentang Tuhan, bukanlah yang lebih penting adalah mengurusi mereka yang sedang terluka. Untuk apa bertanya siapa yang mencabut anak panah, lebih baik mengobati mereka yang terluka akibat lemparan panah.
Ego. Napsu. Kebertanyaan. Penasaran. Kehausan. Segala yang menjadii muara aku untuk terus merajut langkah. Nama Tuhan keseratus belum lagi aku temukan. Ini belum lagi usai kawan.

Sumber : Baiquni.net

Wow ! Mahasiswa nekat Posting Video ML di Blog  

Video Lagi Remaja Dipaksa Berhubungan Intim Beredar di Tegal 

Ditulis Oleh : 212 // 2:06 AM
Kategori:

0 komentar:

Posting Komentar